Sidoarjo, 9 September 2026 — Di tengah kondisi kesehatan yang terus menurun, Bapak Lukman Hakim, warga Candi, Sidoarjo, tetap berusaha menjalankan aktivitasnya sebagai pengajar Al-Qur’an. Selama sekitar satu tahun terakhir, Pak Lukman tengah berjuang menghadapi kanker hati stadium lanjut yang disertai hepatitis, TB paru, serta riwayat diabetes. Kondisi kesehatan tersebut membuat Pak Lukman harus menjalani pengobatan dan perawatan secara rutin. Berdasarkan kondisi yang dialaminya, ia tidak memungkinkan untuk menjalani operasi maupun kemoterapi. Pengobatan yang dilakukan saat ini lebih difokuskan untuk membantu mengurangi rasa nyeri dan menjaga kondisi tubuh.

Salah satu obat yang harus dikonsumsi Pak Lukman juga tidak ditanggung oleh BPJS. Untuk mendapatkannya, dibutuhkan biaya sekitar Rp2,8 juta untuk 10 kapsul. Beban pengobatan semakin terasa ketika kondisi kesehatannya sempat menurun hingga harus mendapatkan perawatan di IGD RSAL Surabaya. Di tengah perjuangan tersebut, Pak Lukman tetap berusaha memberikan manfaat bagi orang-orang di sekitarnya. Ia masih menjalankan perannya sebagai guru TPQ dengan mengajarkan Al-Qur’an kepada para santri. Selain itu, Pak Lukman juga tetap berupaya mengisi kajian dan khutbah ketika kondisi tubuhnya memungkinkan.
Semangat untuk terus mengajarkan Al-Qur’an juga terlihat dari keluarganya. Sang istri turut mengajar Al-Qur’an di rumah, sehingga aktivitas belajar agama tetap berjalan meski keluarga tengah menghadapi ujian kesehatan. Sementara itu, keluarga Pak Lukman masih memiliki tanggungan empat anak yang sedang menempuh pendidikan. Di saat yang sama, kebutuhan pengobatan, pemeriksaan, serta biaya transportasi untuk kontrol harus terus dipenuhi. Kondisi tersebut membuat dukungan dari berbagai pihak menjadi berarti bagi keberlangsungan kebutuhan keluarga selama masa pengobatan.

Taman Zakat menyalurkan bantuan kesehatan kepada Pak Lukman. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pengobatan sekaligus mendukung kebutuhan keluarga selama Pak Lukman menjalani proses perawatan. Perjuangan Pak Lukman menjadi pengingat bahwa keterbatasan kondisi fisik tidak selalu menghentikan seseorang untuk terus berbagi manfaat. Di tengah ujian yang dihadapi, ia masih berusaha menjaga perannya dalam mengajarkan Al-Qur’an dan memberikan ilmu kepada sesama.
Semoga bantuan dari para donatur dapat menjadi wasilah kemudahan dan kekuatan bagi Pak Lukman beserta keluarga. Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal yang penuh keberkahan dan membawa manfaat bagi mereka yang menerimanya.
Assalamualaikum 👋 Silakan pilih pertanyaan: